Pemimpin
Ideal
Pemilu akan diselenggarakan tahun 2014 medatang , apakah akan seperti tahun-tahun sebelumnya ? , mendapatkan
pemimpin yang biasa-biasa aja, kerjanya tidak memuaskan, dan pada akhirnya
tidak ada perkembangan yang berarti,
seharusnya seorang pemimpin memberikan pengadian terhadap negara dan rakyat. Kita
semua menginginkan kepemimpinan yang ideal di masa yang akan datang, karena
hanya dengan pemimpin ideal, akan terciptanya
masyarakat dan lingkungan ideal, baik untuk pendidikan, pekerjaan, budaya dan moral jajaran
pejabat maupun rakyatnya, daerah kita akan
maju, makmur dan sejahtera.
Tapi jika
hanya sekedar keingin, tanpa
ikhtiar, tanpa do’a, mana mungkin Allah mengubah nasib kita ? Seperti pepatah yang
mengatakan “ Negara ini tidak akan berubah jika tidak dirubah oleh negara itu
sendiri “.masih ada cukup waktu bagi kita untuk menyambut pemilu 2014 agar
tidak salah memilih pemimpin selanjutnya, jangan sampai hal yang terjadi tahun
ini terulang ke tahun berikutnya.
Memilih seorang pemimpin harus
benar-benar karena jika salah memilih ya yang terjadi seperti sekarang ini,
masa presiden bisa-bisanya disadap oleh
Australia dan yang disadapnya diam saja, dimana letak kepemimpinnya
?.Agar hal-hal yang buruk tidak terulang kembali dan menjadi cermin untuk
kedepannya,saya akan memberikan beberapa hal yang harus kita persiapkan dalam mencari pemimpin ideal 2 014. Mencari sosok pemipin memang
tidak mudah seperti membalikan telapak tangan , pempimpin ideal, pemimpin sejati , pemimpin yang jujur, karena
model demokrasi mewajibkan pemimpin harus mendaftarkan diri dan kampanye.
Sedangkan seorang pempimpin sejati, sebenarnya risih dengan model mendaftar,
kampanye atau mempromosikan diri. Apalagi pakai kata-kata jargon di baliho-baliho..
narsis dan bombastis !!
Tapi, jika tidak mengikuti
sistem yang ada, pemimpin-pemimpin seperti ini hanya
akan terisolir dan tidak memiliki
pengaruh signifikan dalam perkembangan daerahnya. Oleh karena itu, harus tetap
dicari titik tengah, bagaimana dengan sistem yang ada, tetap kita bisa
memunculkan pemimpin yang ideal. Jangan memberi kesempatan orang-orang yang terlalu
berambisi meraih kursi kepemimpinan, karena ambisi tersebut menandakan bahwa
dia memiliki kepentingan pribadi yang tinggi, yang bisa mengancam kepentingan
rakyat .
Pemimpin ideal yang pantas
menjadi panutan masyarakat yang pertama harus
memiliki wawasan yang integrated dan luas,
serta visi yang panjang ke depan, tidak suka membicarakan masa lalu, atau
memperpanjang masalah yang tidak esensial (tidak suka mendebatkan hal-hal
sepele),
Yang kedua memiliki kemampuan
manajerial yang baik dalam mengatur jajaran aparat di bawahnya, untuk mencapai
tujuan bersama . Seorang pemimpin tidak harus bisa di segala bidang, tapi mampu
menempatkan atau mengumpulkan potensi yang berserakan dengan kata lain pemimpin
harus bisa menempatkan sesuatu pada tempatnya.
Yang ketiga seorang pemimpin
harus berani mengatakan kebenaran.
mengakui dan bertangungjawab atas kesalahan atau ucapan yang pernah
disampaikan, tidak malu untuk berkata benar walaupun
itu merugikan dirinya sendiri, hindari pemimpin yang suka banyak alasan
(seolah-olah menunjukkan kecerdasannya).
Yang keempat lebih suka mendengar (aspirasi) daripada banyak bicara. Pemimpin itu menjalankan amanah rakyatnya, bukan memaksakan keinginanatas rakyat. Semakin banyak mendengar, semakin dia bisa memahami masalah. Semakin banyak bicara, semakin dia menutupi kekurangannya.
Kelima pemimpin senantiasa optimis memandang masa depan, dan mampu memancarkannya optimisme terhadap rakyat yang dipimpinnya.
Yang keempat lebih suka mendengar (aspirasi) daripada banyak bicara. Pemimpin itu menjalankan amanah rakyatnya, bukan memaksakan keinginanatas rakyat. Semakin banyak mendengar, semakin dia bisa memahami masalah. Semakin banyak bicara, semakin dia menutupi kekurangannya.
Kelima pemimpin senantiasa optimis memandang masa depan, dan mampu memancarkannya optimisme terhadap rakyat yang dipimpinnya.
Jangan hanya pemimpin saja yang ideal akan
tetapi rakyatnya juga harus ideal, buat apa pemimpin ideal kalau rakyatnya
tidak tahu ideal itu seperti apa ?. Jadi pemimpin ideal harus diimbangi oleh
rakyat yang ideal juga karena antara pemimpin dan rakyat tidak bisa dipisahkan keduanya saling melengkapi satu sama lain, karena tanpa rakyat tidak akan ada pemimpin.Kriteria
memilih calon pemimpinnya. Artinya, kemajuan suatu daerah itu harus didukung
kedua belah pihak, baik pemimpinnya
maupun rakyatnya.
Bangsa
ini sedang membutuhkan pemimpin, seorang pemimpin yang bisa mengubah keadaan bangsa
menjadi lebih baik, banyak orang yang mendefinisikan pemimpin adalah orang yang
mampu dan memiliki kemampuan mengatur, mengelola, serta dirinya sendiri, orang
lain, dan komunitas. Namun, definisi pemimpin yang sebenarnya bukan lah hanya
sebatas itu, pemimpin adalah pelayan, pemimpin adalah teladan, pemimpin adalah
penginspirasi.
Ketika berbicara masalah yang ada di Indonesia, dan kebutuhan akan tipe pemimpin, Indonesia sangat mengharapkan pemimpin yang mau memasang badan demi kemajuan bangsa ini.
Ketika berbicara masalah yang ada di Indonesia, dan kebutuhan akan tipe pemimpin, Indonesia sangat mengharapkan pemimpin yang mau memasang badan demi kemajuan bangsa ini.
Lantas tipe seperti
apakah yang diharapkan menjadi pemimpin bangsa ini ?
"Jaket merah", jangan pernah meninggalkan sejarah. Kata-kata yang berasal dari presiden kita Soekarno rupanya bisa menjadi jawaban atas pertanyaan di atas. Ketika kita menengok masa lalu, orang-orang seperti Bung Karno, Bung Hatta, Sudirman, Pak Habibie bisa dijadikan sebagai sosok yang mau memasang badan untuk Indonesia, sosok yang mau mengorbankan dirinya untuk kemajuan bangsa.
"Jaket merah", jangan pernah meninggalkan sejarah. Kata-kata yang berasal dari presiden kita Soekarno rupanya bisa menjadi jawaban atas pertanyaan di atas. Ketika kita menengok masa lalu, orang-orang seperti Bung Karno, Bung Hatta, Sudirman, Pak Habibie bisa dijadikan sebagai sosok yang mau memasang badan untuk Indonesia, sosok yang mau mengorbankan dirinya untuk kemajuan bangsa.
Indonesia
sendiri masih berusaha untuk mencari pemimpin ideal, pemimpin ideal tidak mudah ditemukan karena pengertian
pemimpin ideal itu sendiri sebenarnya masih banyak membutuhkan
penafsiran-penafsiran, tidak ada standar dari pemimpin ideal itu sendiri
sehingga banyak pertanyaan yang muncul diantaranya, ‘bagaimanakah standar
peimpin yang ideal ?, menurut siapa…? dan konsepnya apa? , karakteristik dan
sifat-sifat yang harus dimiliki pemimpin ideal masih menggunakan pendapat-pendapat setiap
orang sehingga masih bersifat subjektif.
. Jadi,
pemimpin adalah seseorang yang mempunyai kemampuan untuk mempengaruhi orang lain
agar bekerja sama sesuai dengan rencana demi tercapainya tujuan yang telah
ditetapkan sebelumnya. Ini baru pengertian pemimpin dengan kepemimpinan secara
umum belum menunjukkan secara spesifik
bagaimana pemimpin ideal itu seharusnya. Menurut saya, pemimpin ideal merupakan pemimpin yang mampu
memimpin masyarakatnya dan mampu membawa masyarakat menuju kehidupan yang lebih baik. Jadi, salah
satu sifat dari pemimpin ideal adalah memimpin demi kemashalatan umat,memimpin
untuk kesejahteraan rakyat. Pemimpin ideal akan selalu mementingkan rakyatnya
dan mengesampingkan egonya sendiri. Dia akan selalu berpikir bagaimana caranya
agar rakyatnya bisa hidup sebagaimana manusia hidup dan bisa memperbaiki
kehidupan rakyatnya. Pemimpin ideal akan menjadi sebuah lilin dalam ruangan
gelap sehingga setiap kepemimpinannya akan selalu menjadi harapan dan berita
baik.
Islam
memandang penting terhadap sebuah kepemimpinan (ro’iyyah), karena pada hakikatnya kita semua
adalah pemimpin dan akan dimintai pertanggungjawabannya atas kepemimpinan itu.
Ada beberapa kriteria pemimpin yang disyaratkan dalam pandangan agama, yaitu : Amanah (terpercaya),
. Fatonah (cerdas), Tabligh (komunikatif),
Shidiq (jujur). Syarat pemimpin ideal adalah keempat
hal tersebut. Pemimpin ideal akan selalu bisa berkomunikasi dengan staff dan
masyarakatnya dalam keadaan apapun. Ini mengindikasikan jika pemimpin ideal
akan memberikan informasi terbaru berdasarkan fakta di lapangan kepada staff
dan masyarakatnya.
Secara aktif ia akan meminta umpan balik dari masyarakat,
maksudnya berusaha mencari tahu pendapat dan aspirasi masyarakat terkait informasi
yang diberikan. Jika ia mengambil suatu kebijakan, akan mengambil kebijakan
berdasarkan kepentingan masyarakatnya dan
akan memikirkan kebijakan yang
sudah diambil. Kalaupun dalam penerapan kebijakannya terdapat masalah maka ia
akan segera menindaklanjuti dan mengatasi masalah yang ada dengan bijak.
Setelah kebijakannya berjalan ia akan
meminta pendapat masyarakat dan akan menayakan masalah-masalah yang timbul
setelah kebijakan berjalan serta menginginkan masukan-masukan dari
masyarakatnya. Setiap pengambilan kebijakan, seorang pemimpin ideal akan
membuat kebijakan yang cerdas dan bijkasana. Ia akan mencari tahu terlebih
dahulu fakta-fakta yang ada di lapangan sebelum membuat kebijakan, dan dalam
memutuskan kebijakannya akan berdasarkan
pada kepentingan masyarakat yang didasarkan atas pertimbangan sehingga hasil
keputusannya bisa diterima masyarakat.
Ia juga memiliki sikap yang berani
ketika kebijakan yang diambil bertentangan dengan keinginan keluarganya
sendiri, ia akan tetap membela dan mementingkan kepentingan masyarakat meskipun konsekuensinya adalah dijauhi oleh
mereka.
Pemimpin ideal akan selalu berpikir ke depan
dan selalu menyiapkan beberapa rencana untuk mengantisipasi kondisi yang
mungkin terjadi dalam penerapan dan pelaksanaannya kebijakan dan keputusannya akan menyelesaikan masalah-masalah
yang terjadi dengan cepat, cepat bukan berarti menyelesaikan masalah dengan
terburu-buru.
Akan tetapi menyelesaikan masalah dengan cepat karena ia
sudah mempunyai rencana-rencana lainnya jika kondisi yang tidak sesuai dengan harapan
yang muncul karena ia selalu mencari
tahu kondisi masyarakatnya, fakta di lapangan setelah kebijakan dan keputusan
dilaksanakan dan ia tidak perah berbohong kepada rakyatnya, seorang pemimpin
akan selalu menyampaikan keadaan dan kondisi yang sebenarnya kepada masyarakat,
meskipun fakta yang disampaikan akan membuat dirinya dihujat oleh masyarakatnya
sendiri sehingga citra dirinya menjadi jelek.
Dia tidak akan lari dari tanggung
jawabnya, ketika berbagai masalah menimpanya, dia akan bertanggung jawab dengan
mencari solusi atas masalah-masalah tersebut, tidak akan pernah menyalahkan orang lain atas
masalah yang diakibatkan oleh dirinya sendiri, tetapi justru akan mengakuinya
dan menyelesaikannya, ketika berjanji akan selalu menepati janjinya sehingga mendapat
kepercayaan dari masyarakatnya sendiri, Ia tidak akan menjanjikan sesuatu yang
belum jelas realisasinya.
Pemimpin ideal akan selalu bersikap
adil dan tidak memihak siapapun termasuk keluarganya sendiri, yang dia bela
selalu kebenaran sehingga jika masyarakatnya benar dan keluarganya salah maka
dia akan membela masyarakatnya. Seorang pemimpin ideal akan mempunyai sifat disiplin
sehingga target yang direncanangkan telaksana tepat waktu. Pemikirannya pun
tidak dipengaruhi oleh keluarganya ataupun orang lain sehingga keputusan dan
kebijakan yang diambil bersifat tegas.
Hal penting utama dari seorang
pemimpin ideal adalah agama karena jika seorang pemimpin mempunyai agama maka akan sadar
dan mengetahui bahwa kepemimpinannya akan dimintai pertanggungjawaban oleh
Tuhan-nya.
. Jika hal ini sudah tercapai maka
penjelasan-penjelasan diatas mengenai karakteristik dan sifat-sifat yang
dimiliki oleh seorang pemimpin ideal akan tercapai.
Pemimpin
menurut Dahlan Iskan yang berjudul “ Good Speech “ menjadi pemimpin itu dianggap enak. Menjadi pemimpin itu dianggap bisa
berkuasa. Tetapi banyak yang
tidak menyadari bahwa untuk bisa menjadi pemimpin yang baik sebenarnya harus
pernah membuktikan dirinya pernah
menjadi orang yang dipimpin.Ketika menjadi orang yang dipimpin itu, dia juga
bisa menjadi orang yang dipimpin dengan baik. Artinya untuk bisa menjadi
pemimpin yang baik harus pernah menjadi anak buah yang baik.
Saya berharap tahun 2014, mendapatkan seorang pemimpin seperti Dahlan Iskan yang mau membuat suatu hal baru untuk kemajuan bangsa, Contohnya Dahlan Iskan telah membuka portal gerbang tol dan meng-gratiskan puluhan kendaraan untuk lewat. Beberapa kali sang menteri ini telah melakukan tindakan yang tidak biasa dilakukan oleh pejabat lainnya .
Saya berharap tahun 2014, mendapatkan seorang pemimpin seperti Dahlan Iskan yang mau membuat suatu hal baru untuk kemajuan bangsa, Contohnya Dahlan Iskan telah membuka portal gerbang tol dan meng-gratiskan puluhan kendaraan untuk lewat. Beberapa kali sang menteri ini telah melakukan tindakan yang tidak biasa dilakukan oleh pejabat lainnya .
Tidak ada komentar:
Posting Komentar