KEMULIAAN
RELAWAN
Relawan
kemanusiaan sangat dibutuhkan, apalagi pada saat kesulitan seperti bencana.
Realitas menunjukkan bahwa hampir di semua komunitas masyarakat, aktivitas
tolong-menolong sudah sejak lama sering kita jumpai.
Salah satu yang kita kenal adalah “Gotong-royong” dalam kerelawanan merupakan suatu bentuk
tipikal modal sosial dalam kehidupan bermasyarakat.
Relawan merupakan seseorang atau sekelompok orang
secara ikhlas karena panggilan nuraninya memberikan apa yang dimilikinya
seperti pikiran, tenaga, waktu, harta dan lain sebagainya, kepada masyarakat
sebagai wujud tanggung jawab sosial tanpa mengharapkan pamrih baik berupa imbalan
(upah), kedudukan dan kekuasaan.
Orang yang
siap membantu sesama harus memiliki kriteria seperti kepedulian dan rasa penuh
keikhlasan untuk memperjuangkan nasib orang
yang memerlukan bantuan berbasis nilai-nilai kemanusiaan dan prinsip
kemasyarakatan sebagai bentuk pengabdian dan perjuangan.
Rasa ingin
membantu sesama manusia biasanya muncul dari diri sendiri, di mulai dari hal
kecil yang tidak ternilai harganya sampai menjadi relawan yang benar-benar
berguna untuk orang banyak.
Relawan biasanya dikembangkan dan di jalankan
oleh orang-orang yang mempuyai kepedulian tinggi tehadap sesama manusia. Namun,
yang di dahulukan pelayanan dan pertanggungjawaban.
Jika menajdi relawan harus memiliki kemauan, minat
yang kuat dalam bidang kerja, relawan organisasi atau kelompok dengan mempunyai
kemauan maka saya akan malakukan hal yang baik dan bermanfaat untuk orang yang
membutuhkan bantuan.
Misalnya ada bencana di Jawa Timur meletusnya Gunung
kelud yang menyebabkan hujan abu sangat
lebat di daerah atau kota tertentu yang terdekat dari gunung kelud, hujan abu
pun terjadi di DIY, JABAR, JATENG dan JATIM.
Jika seorang
relawan mendengar hal seperti itu maka dalam hatinya akan tergugah untuk
membantu orang-orang yang terkena musibah tersebut misnya memberikan sedikit
atau banyak makanan, pakaian untuk mereka yang membutuhkan serta makanan.
Kemampuan, memiliki pengetahuan dan keterampilan atau
kecakapan tertentu yang dibutuhkan oleh relawan. Relawan harus mempunyai
kemampuan yang lebih untuk memiliki pengetahuan agar dalam menolong sesama
tidak terjadi kesalahpahaman, antara masyarakat dengan seorang relawan, harus diketahui jaman sekarang banyak orang
yang berfikir bahwa tenaga orang bisa di beli dengan selembar rupiah, padahal
dalam hati relawan tidak seharusnya ada hal yang seperti itu.
Menjdi relawan harus siap tanggap dan siaga dalam hal
dan keadaan apapun tidak boleh mengeluh dan harus semangat dalam menolong.
Kebutuhan akan tantangan, mempunyai dan menyukai
tantangan-tantangan baru dan memberikan jawabannya. Menjadi seorang relawan
tentu tidak segampang membalikan telapak tangan, tantangan dan ritangan pasati
akan muncul di dalam perjalanan menjdi seorang relawan yang efektif, tetapi
seorang relawan harus mempunyai inisiatif atau ide-ide agar tantangan tersebut
menjadi makanan yang biasa untuk seorang relawan yang ikhlas tanpa pamrih
membantu orang lain, dengan adanya pemikiran yang seperti itu maka tidak akan
ada hal-hal yang tidak mungkin.
Apa yang dilakukan oleh seorang relawan bukan
semata-mata untuk mencari perhatian pemerintah melainkan ada rasa kepedulian
antara satu sama lain antar mahluk hidup serta seorang relawan harus mempunyai rasa tanggungjawab yang besar
terhadap apa yang dilakukannya, jangan sampai menjadi relawan karena mencari
perhatian dari orang lain.
Kesempatan, mempunyai waktu untuk memberi pertolongan sesuai
kebutuhan orang lain. Jika saya mempunyai kesempatan untuk menjadi seorang
relawan, maka saya akan benar-benar melakukan apa yang harus saya lakukan,
kesempatan itu tidak akan saya sia-siakan serta akan saya manfaatkan
sebaik-baiknya . Apalagi ini adalah perbuatan yang sangat mulia yaitu membantu
orang yang sedang kesulitan.
Menjadi relawan harus mempunyai motivasi jangan
sekedar mempunyai keinginan da tidak ada usahanya. Kalau menjadi relawan, tentu
kita punya motivasi yang berkaitan dengan “mengapa” kita bersedia menjadi
relawan ?
Yang pertama bisa dari keagamaan karena agama mengajarkan
kita untuk melakukan suatu amal shaleh atau perbuatan baik, hal seperti ini
bisa menajadi patokan orang yang mempunyai
keinginan membantu orag lain tetapi bukan hanya dari sisi keagamaan tapi ada yang kedua dari sisi rasa kesetikawanan yang
tertanam dalam hati sanubari berkeinginan untuk berbuat kebaikan.
Ketiga yaitu
dilihat dari kebutuhan sosial. Orang aktif di organisasi, melakukan sesuatu
karena dorongan untuk menjalin hubungan sesama manusia, sebab manusia merupakan
makhluk sosial.
Keempat Aktualisasi diri. Orang melakukan sesuatu
karena dia ingin mengekspresikan dirinya, ingin berprestasi dan berbuat baik
Keelima yaitu sebuah
organisasi biasanya menempatkan kita sebagai relawan pada posisi tertentu, berdasarkan
motivasi diri masing-masing atau kemampuan dari setiap individu.
Kriteria kerelawanan harus memiliki
kepedulian penuh keikhlasan untuk mem-perjuangkan orang-orang yang sedang
terkena musibah serta berbasis nilai-nilai kemanusiaan dan prinsip
kemasyarakatan sebagai bentuk pengabdian dan perjuangan hidup.
“ Siapapun dapat menjadi relawan, selama memiliki
semangat dan jiwa kerelawanan. Relawan tidak tergantung dari asal kelompok
masyarakat maupun wilayah tertentu karena relawan tidak memperjuangkan
kepentingan kelompok, agama, maupun wilayah tertentu.”
mohon maaf kak, izin mengutip materi ini untuk tugas :),,, Terimakasih kak sebelumnya
BalasHapus